Religion


Ada yang kelupaan ternyata… lebaran kemaren aku sempet pulkam ….

ada beberapa suka duka yg gwe alamin disana btw ada sedikit oleh2 buat temen2 yg mungkin belum pernah kesana pada saat lebaran ato malem takbiran.. hanya sedikit share aja ada beberapa video yg gwe sempet capture waktu itu, btw sori kalo harus via streaming ya mungkin karena ada yg gratis kenapa ngga hehehehe. Oh ya sori kalo gambarnya jelek maklum cam hp sih

Rekan2, teman seperjuangan,

Orang bisa galak dan tidak mau menyerah mengenai segala macam tantangan,
tentangan dan ancaman, dari yang sederhana seperti persaingan,
perselisihan, pelecehan, permusuhan, perebutan rezeki atau kekuasaan,
hingga ke ancaman hidup sekalipun.
Tetapi dia tak dapat melawan satu hal: kebaikan orang.

Cerita menarik yang terjadi di lapangan di bawah ini merupakan salah
satu contoh saja. Dan masih ada banyak contoh2 lain yang tak tercatat,
dan bahkan pernah kita alami sendiri atau bahkan sudah kita lakukan sendiri.

Aneh, ya?!
Kita memberi tetapi tidak merasa rugi dan bahkan sering memberikan
kebahagian tersendiri. Sebaliknya segala keuntungan yang dikejar dan
keserakahan apalagi, malah mengundang “iblis yang lebih perkasa”,
menambah kehausan untuk mengejar kekayaan dan kekuasaan yang lebih besar
yang tiada habisnya.

Jadi kalau pengejaran keuntungan, kedudukan atau ambisi pribadi maupun
nasional, disertai suatu tujuan yang lebih luhur, misalnya demi kebaikan
lingkungan sekitar kita, atau demi perbaikan nasib bersama atau
kesejahteraan rakyat, maka otomatis “iblis jahat” tersebut akan mereda
dan digantikan oleh kepuasan yang tak dapat dibayar atau diganti dengan
apapun di dunia ini. Inilah yang namanya kebahagiaan di dunia, dan
bahkan merupakan pencicipan surga di dunia, bukan?

Luar biasa, bukan?!
Hanya dengan bersenjatakan kebaikan manusia, tak ada seorangpun yang
bisa bertahan atau melawan. Mengapa? Tak pelak lagi, kebaikan atau cinta
kasih manusia merupakan sebenarnya pencerminan dari Ke-Mahabaikan Tuhan,
walau hanya secuil sekalipun.

Dan oleh karena itu dalam kehidupan sehari-hari yang serba keras, di
mana berlaku hukum gue-gue dan lu-lu, tetap penonjolan tujuan yang lebih
luhur, baik itu pribadi maupun perusahaan adalah amat sangat vital bagi
kehidupan pribadi maupun perusahaan. Sesuatu yang lebih luhur sebagai
tujuan akhir, seperti demi kebaikan bersama atau lingkungan sekitar
ataupun nasional, saya dan anda memerlukannya agar tahan banting,
demikian juga perusahaan atau usaha apapun, besar maupun kecil.

Saya yakin teman2 sekalian sependapat dengan hal ini atau
sedikitnya mengalami sendiri. Yang saya kemukakan bukan hal baru, cuma
menggali kembali, mengais sana dan sini seperti ayam, khususnya
menjelang akhir tahun untuk renungan sederhana, sambil memasuki tahun
yang baru.

Akhirnya, atas nama saya dan teman-teman di dimanapun berada
serta seluruh kerabat mereka, perkenankan saya
menyampaikan kepada yang merayakan Natal dan atau Tahun Baru:

Bahagia Natal
Berkah Idul Adha
dan
Selamat Tahun Baru 2007

Semoga Tuhan Yang Maha Pengasih dan Penyayang
Melimpahkan Berkat kepada
Kita sekalian beserta Kerabat